27 Okt 2019

Belajar dari Achmad Zaky CEO Bukalapak


From hero to zero, merupakan kata yang tepat untuk menggambarkan Achmad Zaky. Pia kelahiran Sragen, 24 Agustus 1986 lalu ini memang sangat menggandrungi dunia komputer sejak dini. Pada tahun 1997 Zaky sudah mengenal sistem pemrograman komputer. Bahkan, saat duduk di sekolah menengah atas di SMK Negeri 1 Surakarta, ia menjadi perwakilan sekolah yang berkesempatan mengkuti ajang Olimpiade Sains Nasional (OSN) dalam bidang komputer dan menjadi juara sampai tingkat nasional.


Tidak berhenti disitu, Zaky terus menggali bakat yang ia miliki dalam dunia komputer, pada tahun 2004 Zaky pun melanjutkan pendidikan di Institut Teknologi Bandung, pada jurusan Teknik Informatika.

Meskipun terkenal memiliki kemampuan akademik yang mumpuni, Zaky juga aktif dalam berbagai organisasi kemahasiswaan. Ia juga menggagas Share Global Sudent Think-Tank bersama rekan-rekannya. Bahkan, zaky juga mendirikan Enterpreneur Club ITB, atau yang sekarang lebih dikenal dengan TEC ITB (Technoentrepreneur Club).

Terus menjaga prestasinya saat kuliah, Achmad Zaky berhasil menyabet beberapa kejuaraan diantaranya adalah juara II dalam perlombaan Indoesat Wireless Innovation Contest sebagai runner up. Dalam ajang tersebut Zaky membuat perangkat lunak yang ia namai MobiSurveyor, yang memiliki fungsi mempermudah manusia dalam perhitungan survey secara cepat. Berkat kreativitasnya tersebut CEO Bukalapak ini dianugerahi Merit Award dalam ajang INAICTA pada tahun 2008.

Perjalanan Karir sang CEO Bukalapak
Proses tidak akan menghianati hasil, nampaknya kata-kata tersebut tepat disematkan pada Achmad Zaky. Bakat dan prestasinya yang dilalui melalui proses perjuangan mengantarkan dia pada jalur kesuksesan sekarang ini.

Tidak instan. Pada tahun 2011 ia mendirikan usaha Bukalapak. Perlu kerja keras untuk membangun start up Bukalapak. Zaky harus berjuang mengajak para pedagang di Mall untuk bergabung dengan Bukalapa. Hingga akhirnya usaha tersebut berhasil menarik minat para investor untuk menanmkan modalnya.

Kesuksesannya dalam mendirikan Bukalapak bahkan telah membawanya masuk dalam daftar 10 Technopreneur under 30th yang berpengaruh di Asia.

Achmad Zaky, CEO Bukalapak Pemuda Terkaya
Sebagai salah satu Startup Unicorn di Indonesia Bukalapak menempatkan sang CEO Achmad Zaky sebagai salah satu dari anak muda terkaya. Pada tahun 2018 Majalah Globe Asia mempublikasikan daftar 150 orang terkaya di Indonesoa, dimana salah satunya bertengger nama Achmad Zaky dengan kekayaan diperkirakan mencapai US$ 100 juta atau setara Rp 1,5 triliun.

"Jika anda tidak belajar keras ketika muda. Anda akan berakhir meratapi kegagalan ketika tua" - Achmad Zaky

Artikel Terkait

"Jangan pernah berhenti belajar, karena hidup tak pernah berhenti mengajarkan."


EmoticonEmoticon