15 Des 2019

Saat Kamu Lulus SMA ...

Motivasi Meraih Mimpi
Gambar Motivasi


Saat Kamu Lulus SMA ...Ada perasaan yang berbeda dari sebelumnya. Berbeda dengan masa-masa dimana kamu masih sekolah. Dalam keadaan ini kadang rasanya, semua orang begitu hebat, kecuali dirimu.

Mereka-mereka yang diterima di Perguruan Tingi Favorit dengan warna almamater kebanggaannya. Mereka dengan tempat-tempat barunya yang terposting di sosial media. Mereka yang bekerja di tempat bonafid. Mereka dengan pasangan romatisnya. Hingga mereka yang foto bersama dengan rekan-rekan barunya.

Kemudian, kamu masih sibuk dengan penyesalan masa lalu. Kemudian menyalahkan berbagai hal yang tidak bisa kamu capai. Merasa mengapa hidup tidak adil padamu, mengapa seperti ini-itu, mereka bisa memiliki ini-itu, sedangkan kamu tidak.

Memikirkan hal tersebut hanya membuang waktumu sia-sia. Lekas hentikan. Ketahuilah bahwa sesungguhnya apa yang mereka banggakan saat ini belum tentu menjamin kebahagiaan yang sempurna. Kemudian, tidak ada jaminan apapun dari apa yang kamu lihat akan menjadi kebahagiaan seumur hidupnya.

Perguruan tinggi ternama tidak menjadi jaminan seseorang mendapatkan pekerjaan yang mereka inginkan kelak selama tanpa ada usaha yang membersamainya. Kamu harus melihat bahwa saat ini betapa susahnya mendapatkan sebuah pekerjaan.

Bagi mereka yang kerap mengumbar keromantisan dengan pacarnya belum tentu akan menjadi pasangan hidupnya kelak, lihat saja sepuluh tahun yang akan datang. Tempat-tempat baru yang mereka kunjungi belum tentu menjadi sebuah pengalaman selama mereka tidak mampu memaknainya. Barang-barang mewah yang mereka pakai belum tentu menjadikan pribadi yang bermanfaat bagi orang lain. Teman-teman yang bersamanya sekarang belum tentu akan selalu ada untuk mereka.

Perbanyaklah rasa syukur. Kemudian tinggalkan kebiasaan membandingkan diri sendiri dengan orang lain. Ingatlah bahwa kamu memiliki kelebihanmu sendiri yang belum tentu orang lain bisa capai. Jangan merasa rendah diri hanya karena orang lain terlihat lebih unggul darimu.

Jalani hidup sesuai dengan kenyataan dan tak perlu kamu lebih-lebihkan. Jadilah dirimu sendiri, isi masa mudamu dengan hal bermanfaat untuk membuatmu lebih berkualitas.

Dalam posisimu saat ini, cobalah kamu ketahui bahwa kebahagiaan dan semua hal yang baik hanya datang dari Tuhan YME. Maka niatkan disetiap tujuan hidupmu adalah tentang kebermanfaatan bagi sesama dengan niat dan hati yang lurus.

Toh, pada akhirnya semua orang akan sibuk dengan jalannya masing-masing. Mereka akan sibuk meraih mimpinya masing-masing. Jika kamu tidak bergegas meraih mimpimu, maka kamu akan hanya menjadi penonton bahkan komentator saja.

Maka, setelah lulus SMA, mulailah lakukan realitas yang ada untuk mencapai segala idealitas dalam hidupmu. Capailah mimpimu jangan pernah iri melihat orang lain.

"Capailah mimpimu, jangan pernah iri pada orang lain" - Balesinau.

3 Des 2019

Menjadi Pemimpin, Belajar Makna dari Lagu Gundul-Gundul Pacul

Lirik tembang lagu Gundul-gundul Pacul
Ilustrasi dengan lirik tembang lagu Gundul-gundul Pacul

Menjadi Pemimpin, Belajar Makna dari Lagu Gundul-Gundul Pacul

Gundul-gundul pacul cul, gembelengan 
Gundul berarti kepala plontos tanpa rambut (botak). Kepala merupakan lambang kehormatan, kemualiaan seseorang, sementara rambut merupakan mahkota diatasnya, yang menunjukan keindahan. Maka gundul berarti kehormatan tanpa mahkota.

Pacul dalam bahasa Jawa memiliki arti cangkul petani yang terbuat dari lempeng besi berbentuk segiempat. hal ini melambangkan seseorang yang sederhana. Orang jawa sendiri kerap mengartikan pacul sebagai papat kang ucul (empat yang lepas) yang mengandung arti, kemuliaan seseorang sangat tergantung kepada empat hal, yaitu bagaimana menggunakan alat indra mereka yakni mata, telinga, hidung, dan mulut. Jika empat hal tersebut lepas, maka lepaslah kehormatan seseorang.

Gembelengan bermakna besar kepala atau sombong. Dalam lagu ini mengandung makna bahwa seseorang apabila sombong, besar kepala dan bermain-main dalam menggunakan kehormatannya sebagai seorang pemimpin maka ia akan mengalami celaka. Mereka harus memahami bahwa jabatan dan kehormatan tersebut merupakan amanah rakyat.

Dalam lirik gundul-gundul pacul-cul gembelengan mengandung makna pemimpin yang lupa bahwa dirinya sedang mengemban amanah dan tanggung jawab, namun dirinya malah menggunakan kekuasaan dan kemuliaannya dengan bermain-main (gembelengan), menggunakan kedudukannya untuk berbangga-bangga diantara manusia, dan menganggap kekuassan itu karena kepandaian dirinya sendiri.

Nyunggi-nyunggi wakul-kul, gembelengan
Nyunggi wakul bermakna membawa wakul (tempat nasi) diatas kepalanya. Namun banyak pemimpin yang lupa bahwa dia mengemban amanah penting yaitu membawa bakul dikepalanya. Wakul merupakan simbol kesejahteraan rakyat. dimana kekayaan negara, sumber daya, pajak, dan kekayaan lainnya. artinya bahwa kepala yang merupakan kehormatannya berada di bawah bakul miliki rakyat.
kedudukan terletak dibawah bakul rakyat. jadi siapakah yang lebih tinggi kedudukannya, pembawa bakul atau pemiliki bakul? tentu saja pemiliki bakul. Ingatlah bahwa pemimpin disini diabaratkan sebagai pembawa bakul yang merupakan pembantu si pemiliknya (pemilik bakul: rakyat). Namun dalam kehidupan masih banyak, kita temui pemimpin yang gembelengan, melenggak-lenggokan kepalanya dengan sombong dan bermain-main.

Wakul ngglimpang segane dadi sak latar,  
Wakul ngglimpang berarti bakul yang berada diatas kepala jatuh. Segane dadi sak latar berarti nasi yang menjadi isi didalam bakul tersebut jatuh dan berantakan kemana-mana. akibatnya bakul terguling dan nasinya tumpah kemana-mana.

Jika pemimpin sombong, jumawa, bermain-main, maka sumber daya akan tumpah kemana-mana. dan tidak akan terdistribusi dengan baik. Sehingga akan menyebabkan kesenjangan dimana-mana. Nasi yang tumpah di tanah tidak akan bisa dimakan lagi karena sudah kotor. sehingga amanahnya akan jatuh dan tidak akan dipertahankan. menjadikan kepemimpinan sia-sia. maka gagalah tugasnya mengemban amanah rakyat.

Jadi secara keseluruhan lagu ini merupakan komitmen manusia untuk dapat bekerja dengan bertanggung jawab serta amanah. Ketika masih kecil (kanak-kanak) hal tersebut masih wajar. Namun ketika telah dewasa, bukan lagi saatnya bermain, tidak boleh sombong dan jumawa yang akan mengakibatkan masalah yang besar. Terlebih ketika seseorang telah mengemban amanah serta tanggung jawab.

Lagu ini dititipkan kepada anak-anak untuk dinyanyikan dalam setiap permainannya mengandung maksud agar abadi, dan tertanam didalam karakter anak-anak hingga dewasa nantinya.

2 Des 2019

Belajar Makna Lagu Sluku-sluku Bathok

Lagu Sluku-sluku Bathok
Ilustrasi gambar dengan teks syair sluku-sluku bathok

Belajar Makna Lagu Sluku-sluku Bathok - Sluku-Sluku Bathok mengandung makna bahwa hidup tidak boleh hanya dihabiskan hanya untuk bekerja saja, kala waktunya istirahat sesuai dengan porsinya. Hal ini untuk menjaga jiwa dan raga agar selalu dalam kondisi yang berimbang. Hidup tidak sekedar mengejar duniawi semata, namun harus berimbang dengan selalu mengingat yang Kuasa.

28 Nov 2019

Belajar dari Makna Lagu Lir Ilir – Sunan Kalijaga

Belajar dari Makna Lagu Lir Ilir


Lir ilir lir ilir tandure wong sumilir, tak ijo royo royo
Tak sengguh panganten anyar
Cah angon cah angon penekna blimbing kuwi

2 Nov 2019

Belajar dari Anne Avantie Desainer Kebaya Legendaris Indonesia


Profil Anne Avantie
Profil Anne Avantie


Anne Avantie, siapa yang tidak mengenal beliau seorang perancang busana legendaris Indonesia melalui berbagai koleksi kebaya hasil karyanya.

27 Okt 2019

Refleksi Milenial di Hari Sumpah Pemuda



Refleksi Milenial di Hari Sumpah Pemuda - 28 Oktober 1928, pemuda Indonesia bersatu merumuskan sebuah sumpah yang harus terus kita jaga sampai saat ini. Para pemuda, kala itu menjadi lokomotif utama dalam merebut kemerdekaan Indonesia. Sebuah warisan sikap dan tanggung jawab yang harus terus ditanamkan dalam hati, perkataan, dan perbuatan generasi muda saat ini. Sebuah warisan perjuangan yang tidak mudah untuk dijaga.

Belajar dari Achmad Zaky CEO Bukalapak


From hero to zero, merupakan kata yang tepat untuk menggambarkan Achmad Zaky. Pia kelahiran Sragen, 24 Agustus 1986 lalu ini memang sangat menggandrungi dunia komputer sejak dini. Pada tahun 1997 Zaky sudah mengenal sistem pemrograman komputer. Bahkan, saat duduk di sekolah menengah atas di SMK Negeri 1 Surakarta, ia menjadi perwakilan sekolah yang berkesempatan mengkuti ajang Olimpiade Sains Nasional (OSN) dalam bidang komputer dan menjadi juara sampai tingkat nasional.

30 Apr 2019

Hari Buruh, Mari Belajar dari Anak Muda Bernama Marsinah



1 Mei, sebuah peringatan yang sakral bagi para kaum buruh. Hari yang dikenal sebagai kebangkitan para buruh dalam memperjuangkan hak-haknya. Para millenial mungkin lebih banyak mengenalnya dengan istilah May Day.

28 Apr 2019

Infografis: Belajar Pendidikan dari Finlandia




Finlandia, sebuah negara Nordik di bagian Eropa Utara merupakan salah satu role model dunia dalam mengembangkan sistem pendidikan.